Love & Life

Month

June 2013

1 post

Earphone penyelamatku.

Sekitar 7 bulan lalu aku mengenal banyak teman baru, ya karena aku pindah kerja ke perusahaan di daerah kuningan. Dari awal aku kerja tak pernah ada yang menarik di mata, sampai pada akhirnya beberapa minggu setelahnya, di saat aku ke luar kantor untuk pulang dan menunggu lift terbuka bersama karyawan lainnya, di sana aku melihat pria yang i think he’s soooo my type, dan lucunya ada seorang ibu yang celetuk berkata “istri kamu lahiran sesar apa normal” dan dalam hati aku langsung berkata *ohhhh, maaannn.. Sekalinya ada yang tipe gw dia udah punya istri dan anak!!* *mewek di bawah bungkus martabak rembulan* 

Dan beberapa hari berlalu, yang biasanya aku pulang naik kereta, aku mencoba pulang naik kopaja bersama 1 teman kantorku, di perjalanan pulang dia banyak bercerita tentang kantor, dan salah satunya dia bilang “di kantor ada yang jadi idola kita ber3 (dia dan 2 temannya)” tersebutlah nama pria itu, sambil dia berkata “iya, klo dia sholat si V ikut sholat, kita manggil dia mas cungkring” akupun langsung tertawa dan menceritakan hal yang pertama kali aku bertemu dengannya. Di dalam kopaja itupun kita ber2 langsung tertawa. 

Ada beberapa cerita lucu saat aku bersamanya, aku memang orang yang excited di belakang tapi di depan orangnya aku pura-pura tak terlihat suka dan sangaaat ciuttt, jadi ada 1 anak kantor dan dia anak CEO dari kantor tersebut, dan pastinya sangat memukau, aku sering di depan dia dan teman-teman kantorku menyebut namanya, yang biasa aku panggil ayang tapi saat bertemu dengannya ya aku berpura-pura santai. Ada 1 cerita ketika kita sedang nonton basket di senayan, termasuk dia dan beberapa temannya, dia memanggil nama pria itu dan aku langsung ketakutan, ke esokan harinya di kantor setiap hari kalau aku berkata soal pria itu lagi aku langsung dibilang “halah, di belakang aja ngomong ayang, di depan orangnya ketakutan” olehnya. Padahal dalam hati aku berkata *dia nggak tau aja, aku melakukan hal yang sama di belakangmu kebanyak orang tanpa kamu ketahui* :’))

Diapun pernah bertanya pada saat kami pulang kantor dan makan malam bersama beberapa teman lainnya juga “kamu kenapa nggak sama si A aja? Emang tipe kamu kayak gimana?” ingin rasanya aku berteriak “ya tipeku kamuu“‘tapi aku belum cukup gila untuk berkata itu. Hahaha.. 

Waktu ke waktu berlalu, banyak cerita pertemanan yang kita lalui.. Sampai saatnya perpisahaan, ya karena dia harus kuliah di luar negeri agustus mendatang, dia memutuskan untuk resign dari pekerjaan. Tapi entah mengapa ada satu jalan yang tak disangka, yaitu seminggu terakhir dia bekerja di sana aku pindah duduk di sebelahnya. Untunglah cuma seminggu, ya untung.. Bukan karena aku takut semakin tergoda untuk menatap dia tiap saat, karena aku harus mengingat dia suami orang, ya s-u-a-m-i, tapi aku beruntung karena aku tak harus setiap hari mendengar dia asik bertelp. Telpan dengan istrinya, yang dia panggil ibu. Yang biasanya hanya saat sarapan aku mendengar dia memanggil ibu, ini setiap hari selama 1 minggu aku harus mendengar itu, dan karena dadaku yang terlalu sesak mendengarnya (tanpa harus aku menguping tentunya, karena cukup menyesakkan) aku memutuskan untuk mendengar lagu lewat earphone, padahal selama aku bekerja di sana, aku bisa dihitung pakai 1 tangan untuk mendengar musik selagi kerja, tapi itulah caraku untuk menghindari kesulitan bernapas (Katakan ini lebay, tapi ini yang terjadi.) Ada 1 cerita di mana aku sedang kerja, tiba-tiba saja dia mengangkat telp dari istrinya, dan apa yang dia lakukan? Dia duduk tepat di belakangku sambil melihat aku kerja tapi sambil asik menelp istrinya, saat itu juga rasanya bagai gunung yang meletus. :’)) tapi itu sudah berlalu, dia telah kembali untuk tak akan bertemu setiap saat lagi.

Akhir cerita, saat perpisahaan hari terakhir di kantor, aku memberikan dia kenang-kenangan sebuah pop up card dan saat semua berkumpul sambil memberikan kenangan terakhir itu, dia bertanya siapa yang membuat lalu temanku celetuk “affin” seketika itupula teriakan “cie” bergemuruh ramai, akupun cuma bisa ‘sok bingung’. Dan datanglah sesi foto-foto perpisahan, yang tadinya mau berfoto di meja kerjanya, dan aku sudah berdiri yang entah mengapa pas sekali dia berdiri di sebelahku, tapi keberuntungan belum memihak kepadaku, karena tempat yang terlalu kecil akhirnya kami tidak jadi berfoto bersama di sana dan memilih tempat yang lebih besar lagi dan tentunya kesempatan untuk berdiri di sebelahnya sudah tak mungkin. :’)) 

Begitupun saat salam-salaman perpisahan, aku cuma bisa tos tangan tanpa sanggup bersalaman padahal ada 1 teman perempuanku yang lain lagi (ya, memang cukup banyak yang mengagumi dia) temanku itu bilang “gw donggg, tadi cipika cipiki sama dia” jleb, aku saja tak sanggup untuk bersalaman lebih lama karena pasti akan terlihat ciut, jangankan perpisahan akhir,pada saat dia mengucap kata perpisahan di depan banyak orang saja aku hanya bisa menunduk karena menangis terisak. Dan akhirnya pada kesempatan akhir itu aku cuma bisa kakuuuu sekali.

Untunglah ada foto yang dapat aku kenang, menempatkan aku ketika saat farewell dia di pizza hut, aku duduk di sebelahnya (sungguh, ini bukan keinginanku tapi memang dia yang tepat duduk di sebelahku) :p dan aku meminta 1 temanku yang tepat duduk di depan kita berdua untuk mengcandid itu, walau hasilnya kurang bagus karena dia sedang mengunyah makanan, tapi setidaknya ada kenangan manis tercipta di sana. 

Selamat jalan pria yang aku kagumi, sukses di negeri orang dan semoga kamu bahagia selamanya bersama anak dan istrimu.

image

 

by: Your secret admirer.

Jun 3, 20131 note

January 2013

1 post

“Kagumlah pada ke-abstrakan, sebagai jalan untuk kita melihat sesuatu secara detail.” — mandi hujan, Zarry Hendrik
Jan 26, 2013
Sambut cinta baru di tahun baru.

Selamat tahun baru 2013,

Selamat untuk memulai sesuatu hal yang baru dan menutup cerita lama di 2012, terutama tentang cinta. :)

Menutup tahun dengan kumpulan cerita cinta beberapa orang yang pernah memasuki hidupku dulu, terutama setahun belakangan ini.

Cerita pertama, tentang pria yang dekat denganku terakhir kali. Aku kembali bertemu untuk makan malam bersama dengannya, hanya berdua dan kini kembali seperti semula, kisah cinta yang berakhir bahagia dengan hanya menjadi teman saja. :)

Kisah ke dua dengan pria yang sempat aku suka dan dia sempat menyatakan ingin dekat denganku, tapi berakhir tanpa pengakhiran. Beberapa hari lalu dia mengajak obrolan di bbm, dan kita sudah kembali seperti sedia kala dan aku mengetahui pada akhirnya dia sedang mendekati seorang wanita. :)

Kisah ke tiga, tentang pria di masa SMA, yang kembali mengajak berbincang juga di bbm 3 hari belakangan kemarin, yang bermula dari reply di twitter darinya, yang aku pikir dia sudah putus dengan pacarnya. Tapi tanpa di sengaja, kita bertemu di acara tahun baru semalam dengan dia masih menggandeng kekasihnya itu. :)

Kisah terakhir sebagai penutup, yang sudah berakhir sejak 2 tahun lalu. Kita dipertemukan tadi malam di tanggal 1 dan dia berbincang dengan tidak lagi memanggil aku-kamu, yang waktu itu aku ingin tahu apakah dia mengucap selamat ulang tahun padaku, yang ternyata dia sengaja tak membuka path pada hari itu. Dan pura-pura baru tahu pas diberi kabar dari temanku semalam, kalau aku berulang tahun beberapa hari lalu. :)

Ada juga kisah singkat tentang 2 mantanku yang sudah menikah di tahun lalu dan 1 mantanku yang mendapat pacar baru di akhir tahun.

Kini saatnya menutup lembaran cerita cinta lama dan aku siap menyambut cerita cinta baru dengan harapan berakhir dengan kebahagian akan perjalanan kehidupan yang baru, yang disebut dengan menikah denganmu, entah siapapun itu. :)

Happy new year & welcome new love.

Dec 31, 20121 note

December 2012

8 posts

“Tak semua harus terwujud, walau ada harapan ingin merajut.” —
Dec 14, 2012
“life has put the best experiences for us to embrace. Remember the good times, learn from the bad ones, for they’ll never happen again in our lives. Each memory is worth keeping.” —SAR♡
Dec 13, 2012
“life is all about being grateful.” —SAR♡
Dec 13, 2012
“How do I know that it’s love?” | “I can’t tell you but it lasts forever ” | “How does it feel when it’s love?” | “It’s just something you feel together, when it’s love” —Van Halen
Dec 13, 2012
“always believe that every goodbye brings a new hello to our life.” —SAR♡
Dec 13, 2012
“How do you know when it’s love?” | “I don’t know, like the song you love to listen, it’s never important to know ‘How’, it just hapens and you want it more” —SAR♡
Dec 13, 2012
“You learn to love things you never loved for the people you love who love you as well” —SAR♡
Dec 13, 2012

November 2012

31 posts

Bagai dalam ketidakselarasan.

Entah mengapa, aku bukan orang yang gila akan kerja. Aku hanya ingin menjalani itu dengan lurus dan bisa menyelesaikan segala yang aku kerjakan dengan baik, tanpa ada kesalahan yang aku perbuat. Tapi mana mungkin itu terjadi, kata Allah itu untuk pembelajaran dan dengan selalu mengingat Allah tak akan memberi cobaan lebih dari yang aku mampu.

Aku pernah berkata kepada sahabatku, aku ingin menjadi ibu rumah tangga saja tanpa harus bekerja. Tapi dengan bodohnya bila begitu aku melupakan kebahagiaan kedua orang tuaku, ya aku ingin membahagiakan mereka hingga akhir hayatku, hingga nafas terakhir yang aku miliki. Mereka yang sudah susah payah menghidupiku tapi aku lupa membahagiakan mereka. Memang uang bukan segalanya, tapi aku ingin membahagiakan mereka dengan sedikit tetesan keringat yang aku buat atas semua yang telah orang tuaku berikan untukku.

Perlahan keinginan hanya untuk menjadi ibu rumah tanggapun sirna, aku ingin selalu memberikan yang aku punya untuk orang tuaku, aku tak ingin bergantung bila memiliki suami nanti. Aku ingin selalu membahagiakan mereka dengan hasil yang aku buat sendiri.

Lucunya, kini aku dihadapkan dengan orang yang tak begitu ramah melihat kebodohanku di kala bekerja. Aku sendiri bingung, kenapa Tuhan tak memberi aku orang seperti yang lalu? Yang bisa dengan sangat ramah untuk mengajariku dan sabar akan kebodohan karena ketakutanku akan sebuah pekerjaan. Kenapa aku dipertemukan dengan orang yang aku takut untuk menjalani hari? Aku sudah berdoa sebelum mendapat pekerjaan baru, aku berharap bisa bertahan lama. Tapi kini aku dihadapkan oleh seseorang yang menatapnya saja aku tak berani, bertanya saja aku butuh waktu untuk menarik banyak nafasku. Apakah kini aku bisa bertahan lama dengan menghadapi hal itu?

Allah, bantu aku untuk dapat bertahan dan tak takut lagi untuk menjalani hari yang aku lewatkan, agar aku bisa membahagiakan ke dua orang tuaku, sampai nafas terakhir yang aku hembuskan.

Nov 26, 20121 note
“Sebesar apa kekagumanku padamu? Mungkin lebih dari pada kamu mencintai pekerjaan yang kau nikmati itu.” —
Nov 22, 20121 note
“Yang aku tahu, jatuh cinta itu indah. Yang aku tahu, cinta bisa membuat hariku selalu cerah.” —Yang aku tahu, aku cinta.. kamu.
Nov 22, 2012
“Aku bukan tak mendengar saat diberikan nasihat, hanya saja ucapan orang yang aku cinta yang akan selalu aku ingat.” —Kata siapa cinta itu gila?
Nov 22, 2012
“Izinkan aku mengucap terima kasih, akan dirimu yang banyak memberi inspirasi.” —Kata kata ini, contohnya
Nov 22, 2012
“Jarak dekat pun tak mempertemukan kita hari ini, tapi pasti.. pasti di hari nanti.” —
Nov 22, 2012
“Aku siap untuk terlelap dan berdoa sebelum memejamkan mata, agar suatu saat kita berjumpa ada kesan manis tercipta.” —
Nov 22, 2012
“Aku tak sanggup berjalan lama di atas batu kerikil, bagai di hadapanmu aku merasa sangat kecil.” —Tak keseimbangan akan hati dan otak, mungkin. :p
Nov 22, 2012
“Maksud hati ingin bertemu, tapi kaki melangkah ke arah yang tak tentu.” — kita belum jodoh, semoga di lain kesempatan.
Nov 22, 2012
Singkat cerita, Senyum simpul karena orang tersayang.

Kaget, ketika mendengar abangku berkata dengan nada kesal “iya sekarang gini, lo cinta sama dia tapi dia tau itu juga nggak, lo bbm atau ngubungin dia juga nggak pernahkan?” Haha.. Entah kenapa, aku malah tersenyum mendengar hal itu, ya aku tersenyum simpul dan hati kecilku berkata akhirnya ada 1 orang yang mengerti aku, mengerti bahwa ini kekaguman yang berlebihan, yang disebut cinta.

Terima kasih orang tersayang yang kupanggil Abang. :’)

Nov 22, 2012
Next page →
2012 2013
  • January 1
  • February
  • March
  • April
  • May
  • June 1
  • July
  • August
  • September
  • October
  • November
  • December
2011 2012 2013
  • January 15
  • February 15
  • March 43
  • April 40
  • May 35
  • June 40
  • July 98
  • August 33
  • September 42
  • October 21
  • November 31
  • December 8
2010 2011 2012
  • January 1
  • February
  • March
  • April
  • May 1
  • June 2
  • July 2
  • August 1
  • September 3
  • October 13
  • November 8
  • December 4
2010 2011
  • January
  • February
  • March 3
  • April 3
  • May
  • June
  • July
  • August 2
  • September 2
  • October 5
  • November 3
  • December 2